Selasa, 09 Agustus 2016

Tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi internet, electronic commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, intranet, dan lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar negara.

untuk mengulas artikel selengkapnya klik di sini
01.14   Posted by Unknown with No comments
Read More

Senin, 08 Agustus 2016

Penyu yang ada di dunia terdapat tujuh jenis, enam jenis diantaranya terdapat di perairan Indonesia. Enam jenis penyu tersebut, antara lain: penyu hijau (Chelonia mydas), penyu belimbing (Dermochelys coreacea), penyu tempayan (Carreta carreta), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu pipih (Natator depressa), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Di Taman Nasional Alas Purwo potensi penyu terbesar adalah jenis penyu lekang (Lepidochelys olivacea) dan penyu hijau (Chelonia mydas).
Besamya manfaat yang. dapat diambil dari seekor penyu juga dapat membahayakan keberadaan dan kelestarian penyu, apabila dalam pemanfaatannya dilakukan tanpa terkendali. Untuk menjaga tercapainya kelestarian penyu lekang maka kegiatan pengelolaan yang tepat sangat diperlukan. Selain itu teknik pengembangan populasi dan upaya pengendalian gangguan terhadap populasi menjadi bagian yang penting dalam kegiatan pengelolaan penyu lekang di Taman Nasional Alas Purwo.
Penelitian bertujuan untuk menganalisa potensi dan regenerasi penyu lekang di Taman Nasionai Alas Purwo, Banyuwangi berdasarkan kondisi struktur populasi penyu betina dewasa serta mengetahui upaya pengelolaan populasi penyu lekang yang dilakukan oleh pihak taman nasional. Dari hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan mampu memberikan informasi dasar mengenai aspek biologi dan populasi penyu lekang serta usaha konservasi yang dapat dilakukan daiam rangka mendukung kelestariannya.
Berdasarkan data penyu mendarat dan bertelur (1983-1997) yang diperoleh dari kantor Taman Nasional Alas Purwo menunjukkan bahwa perkembangan jumlah penyu mendarat dan bertelur di Pantai Marengan memperlihatkan kecenderungan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dengan memperhatikan dugaan umur penyu maka peningkatan tersebut diduga merupakan hasil dari pengelolaan yang telah dilakukan oleh pihak taman nasional. Disamping itu jumiah penyu lekang yang mendarat dan bertelur di Pantai Marengan mengalami peningkatan pendaratan selama musim kemarau, dengan puncak pada bulan Juni dan menurun kembali setelah musim penghujan.
Hasil pengukuran terhadap 76 penyu lekang yang dijumpai selama penelitian mempunyai panjang karapas yang berkisar antara 65-75 cm dengan rata-rata 69,91 cm, lebar karapas berkisar antara 62,5-71,5 cm dengan rata-rata 66,63 cm,  jumlah telur antara 52-148 butir dengan rata-rata 105,28 butir dan diameter telur yang berkisar antara 3,65-4 cm dengan rata-rata 3,85 cm. Pengukuran menunjukkan bahwa ukuran penyu lekang yang mendarat di Pantai Marengan mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan jengan ukuran penyu vang dijumpai Marquez (1990) pada beberapa pantai peneluran lainnya (Mozambique, Mexico, dan Madagascar). Ukuran penyu yang lebih besar memberikan indikasi adanya tingkat pertumbuhan yang lebih baik. Hal tersebut diduga karena kondisi daya dukung habitat penyu lekang di Pantai Marengan yang masih baik.
Berdasarkan perhitungan tingkat hubungan antar variabel fisik penyu menunjukkan adanya keeratan hubungan yang berbeda-beda. Tingkat keeratan tertinggi dimiliki oleh hubungan panjang dan lebar karapas (R2 = 1), serta hubungan terendah ditunjukkan oleh lebar karapas dan jumlah telur (R2 = 0,07). Dari nilai. korelasi yang diperoleh menunjukkan bahwa variabel panjang mempunyai peluang untuk memberikan pengaruh terhadap variabel fisik lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa variabel panjang lebih relefan untuk menduga umur penyu lekang.
Produksi telur penyu lekang sejak dilakukan pengelolaan (1983) menunjukkan kecenderungan yang semakin meningkat. Namun demikian peningkatan produksi telur penyu lekang tidak diikuti peningkatan produksi telur tiga jenis penyu lainnya. Peningkatan produksi telur penyu lekang karena penyu lekang lebih tahan terhadap gangguan dibandingkan dengan tiga jenis penyu lainnya.
Kondisi struktur populasi penyu lekang di Pantai Marengan dengan menggunakan pendekatan melalui sebaran ukuran panjang penyu lekang menunjukkan kondisi populasi yang menurun (regressive population). Hal ini terlihat dari jumlah penyu dengan panjang karapas 65-67 cm lebih sedikit dibanding dengan jumlah penyu yang panjang karapasnya 67-79 cm. Disamping itu umur produktif penyu lekang terjadi saat panjang karapasnya mencapai 69-71 cm dan mengalami kemunduran saat panjang karapasnya 73-75 cm.
Penyu lekang menyukai pantai yang datar hingga landai dengan karakteristik pasir putih dengan sedikit lumpur, berwarna coke!at, sedikit rumput lari (Spinifex littoralis) dan rumput teki laut (Cyperus rotundus). Dalam melakukan kegiatan bertelurnya, penyu lekang melakukan tujuh tahapan (menepi dan mencari tempat bertelur, membuat lubang badan, membuat lubang telur, bertelur, menutup lubang telur, membuat tipuan dan kembali ke laut). Dari pengamatan terhadap sepuluh ekor penyu yang dilakukan secara acak menunjukkan bahwa kegiatan bertelur adalah tahapan yang membutuhkan waktu paling lama (rata-rata 17,1 menit), dan waktu tercepat (rala-rata 8,9 menit) pada tahapan menutup lubang telur. Selain itu waktu pendaratan penyu dimulai pukul 19.13–03.45 WIB.
Gangguan terhadap populasi penyu lekang di Pantai Marengan secara garis besar dikelompokkan ke dalam empat gangguan. Pertama adalah gangguan dari satwa pemangsa, kedua aktivitas manusia, ketiga fenomena alam, dan terakhir adanya serangan jamur dan penyakit. Predator yang sering dijumpai adalah babi hutan (Sus Scrofa), biawak (Varanus salvator), kepiting pantai (Ocypoda sp.) dan macan tutul (Panthera pardus). Sedangkan aktivitas manusia yang mengganggu adalah pencarian kerang, penjaringan ikan (tepi atau tengah laut) serta perburuan telur penyu.
Pantai Marengan sebagai tempat peneluran berada di dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Pengelolaan langsung dilakukan oleh instansi Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA). Khusus untuk pembinaan penyu berada dalam kawasan Resort Rowobendo dan Resort Grajagan, Sub Seksi PPA Alas Purwo. Upaya pelestarian penyu yang telah dilakukan adalah patroli pengamanan (darat dan laut), penetasan telur semi alamiah, pemeliharaan dan pelepasan tukik.
22.27   Posted by Unknown with No comments
Read More

Yang menjadi perhatian para peneliti mengenai pengaruh media massa terhadap perkembangan seseorang adalah apa dan bagaimana pengaruh negatifdari frekuensi menyaksikan bioskop, televise, dan membaca komik.

Shuttleworth, New York, 1933. Mereka meneliti membandingkan sikap-sikap dan prilaku anak sekolah yang menyaksikan dua kali atau lebih dalam semunggu dengan sikap-sikap dan prilaku anak sekolah yang menyaksikan sekali sebulan. Mereka tidak memperoleh perbedaan yang signifikan antara sikap dan prilaku anak-anak tersebut.
Tampak bahwa terpaan orang terkena komunikasi massa itu sendiri belum mempunyai akibat yang tergolong tegas.

Keluarga adalah kelompok sosial yang pertama dalam kehidupan manusia, tempat ia belajar dan menyatakan diri sebagai manusia sosial dalam hubungan interaksi dengan kelompoknya.
Peranan sekolah sebenarnya relatif lebih luas. Yaitu pembentukan sikap-sikap dan kebiasaan-kebiasaan yang wajar, perangsang dari potensi-potensi anak, perkembangan dari kecakapan pada umumnya, belajar bekerja sama dengan kewannya, belajar memahami diri demi kepentingan orang lan, memperoleh pelajaran, yang semuanya mempunyai akibat pencerdasan otak-otak mereka.

Pengaruh positif dari lingkungan kerja dalam suatu perusahaan besar pernah dirumuskan sebagai berikut dengan adanya sistem kerja yang tersusun, kebersihan dan ketelitian.
Pengaruh lingkungan kerja yang bersifat pertanian di kampung, ada pendapat bahwa lingkungan kerja tersebut memudahkan terbentuknya kepribadian yang harmonis, realistis, tidak tergesa-gesa, dan bersifat kekeluargaan. Pendapat-pendapat ini belum didukung oleh penelitian eksperimental yang secara prinsip dapat dilaksanakan.

Yang menjadi perhatian para peneliti mengenai pengaruh media massa terhadap perkembangan seseorang adalah apa dan bagaimana pengaruh negatif dari frekuensi menyaksikan bioskop, televisi, serta membaca komik.


21.56   Posted by Unknown with No comments
Read More

Minggu, 07 Agustus 2016

Jam di lokerku sudah menunjukan pukul 8:00 Wib. Tapi Aku masih saja asik terlelap dalam mimpi indah. Sangat berat rasanya untuk membuka mata dan memulai aktifitas hari ini, hingga akhirnya mimpiku harus terusik dengan suara music yang sengaja di hidupkan kencang oleh ibuku. “Nalayaaaa…!!” teriak ibuku dengan nada yang Aku tau pasti Ia kesal melihatku masih terbujur di sarang hangat tempatku tidur. “Bangunlah, matahari sudah terlalu tinggi mengejekmu…!!!” Lanjut ibuku makin kesal. Namun tidak juga Aku hiraukan omrlan ibuku yang semakin menjadi-jadi.. aku tak ingin hari liburku terganggu dan Aku tutup saja telingaku dengan dengan kedua tanganku dan berharap Aku masih bisa melanjutkan sisa mimpiku yang tertunda.

Kedewasaan itu terlahir dari ujian dan perjalanan hidup. Kini Cinta telah lulus dari SMA dan Ia lanjutkan perjuangannya sebagai mahasiswa. Satu unit sepeda motor di berikan Orang tuanya sebagai pelengkap perjalanan Cinta untuk meraih mimpinya. Tak heran jika saran dan pendapat bahkan mingkin Aku anggap itu Ujian dari orang-orang di sekitarku, mereka katakana Cinta akan berubah dengan semua itu. Apalagi dengan status sosialku yang samoai saat ini masih belum jelas apa jadinya Aku nanti. Ya mungkin kesalahanku terlalu percaya pada keyakinan hatiku hingga semua yang mereka katakana hanya menjadi obrolan kosong tanpa makna.

Ketika kebodohan itu berjalan begitu saja, aku dapatkan kesempatan untuk menggapai mimpiku dalam kesenanganku akan kegilaan dan tantangan. Keluarga besarku mendukungku untuk mengikuti seleksi calon bintara. Entah setan mana yang  merasuk kedalam sifatku hingga aku sangat membanggakan hal itu. Padalhal aku belum tentu lulus dalam seleksi itu. Aku hanya ungun terlihat hebat di hadapan Cinta. Bahkan mungkin jika hatiku bisa bicara maka ia akan berkata. Semua itu aku lakukan demi cinta, bukan lagi demi cita-cita ataupun masa depanku. Niat dan keyakinan yang aku sadar sebenarnya salah.

Udara di sore itu dingin menusuk dengan gerimis sinis yang mengubah dunia menjadi sangat kelabu. Aku hadapkan tubuhku di depan kaca di kamarku, parfum yang sangat Cinta suka Aku semprotkan beberapa kali ke seluruh tubuhku, ketika adzan magrib selesai berkumandang maka segera Aku bergegas kerumah cinta  karena malam itu adalah malam terakhirku bertemu dengan Cinta sebelum kakiku melangkah mengejar mimpi. Ayahku sendiri masih sedang shalat saat aku pergi. Entahlah mengapa akhir-akhir ini aku sangat jaranng mengungat Tuhanku. Munkin saja setan dalam hatiku selalu berbisik Cinta adalah segalanya bagiku dan dia yang membuatku sangat hebat. Hingga angin malam membawaku melesat cepat sampai kerumah Cinta.

Seperti malam-malam biasa saat Aku ada disana, sejenak Aku luangkan waktuku untuk sebentar berbasa-basi kepada mama dan keluarga Cinta sebelum akhirnya berpindah keruangan depan untuk menikmati malam bersama Cinta. Entah mengapa suasana malam itu terasa sedikit berbeda dari malam-malam sebelumnya yang hanya seperti itu-itu saja. Aku dating, duduk, kemudian mengekspresikan kebohongan, canda, tawa dan rayuan terkadang hanya dengan menggenggam tangan dan menatap tajam mata indahnya. Sesuatu yang sebenarnya sangat membosankan dan menjenuhkan. Munkin karena malam itu adalah malam perpisahan hingga suasana malam terasa sedikit istimewa.

Bualan besar dan canda seperti biasa yang Aku dan cinta lakukan sedikit berkurang di malam itu. Semangat dan motivasi tak henti cinta beri untuk inspurasiku meraih mimpi. “Mas harus bisa jaga kesehatan di sana, jangan Nakal, inget juga ada yang nungguin keberhasilan Mas disini..!!” sayu terdengar suara cinta da;am pilu. “iya bawel, MAs tau harus gimana kok…!!” jawabku sekenanya. Namun sejenak nafasku tersengal dengan kata-kata perpisahan itu. Air mata yang tertahan membuat semakin berat kata-kata yang keluar, semua itu membawa suasana jauh hingga akhirnya tiba waktuku harus mengakhiri malam itu dengan kesedihan. Dan saat Aku berdiri cinta menahan lembut tanganku dan berkata. “ Tunggu sebentar mas.. ada yang mau Cinta kasih ke Mas…!!!, tunggu disini dulu Cinta ambil kekamar dulu suatu yang bakal buat MAs inget terus sama Cinta…!!” kata Cinta seraya berlari kecil masuk ke dalam kamarnya, sementara Aku hanya terbengong dan duduk kembali di kursi penuh penasaran apakah yang akan Cinta berikan untuku.

Selang beberapa saat Cinta kembali dengan kedua tangannya yang Ia sembunyikan di balik bdannya. Seperti ada sesuatu yang Ia simpan di kedua tangannya itu. “MAs pejamkan mata donks biar surprize,,!!” pinta Cinta manja seraya duduk kembali di sampingku. “Gak asik ah.. masa pake acara merem segala…??” Rengeku. “gak mau yaudah.. Cinta balikin Lagi Ne hadiahnya ke kamar..!!” Jawab Cinta mengancam. “Weistt, jangan-jangan…iya-iya mas mejem Ne…!!” jawabku seraya memejamkan mata. “janji iya gak usah banyak komentar tentang kadonya…??” sambut Cinta “siiipphh.. Janji…!!!”
Suasana menjadi hening seketika, fikiranku melayang bimbang penasaran tentang apa yang akan Ia berikan, bisa Aku rasakan hembusan Nafas  Cinta yang terdengar sangat tidak beraturan. Seperti menahan gejolak dalam deguban jantungnya. Hingga akhirnya sesuatu yang sangat lembut mnyentuh pipi kiriku dengan mesra dan penuh perasaan. Menyatukan perasanaan dalam pesona yang luar biasa. Aku tersentak terkejut seakan tak percaya , seketika itu juga Aku buka Mata dan sekujur tubuhku menjadi sangat lemah tak berdaya. bisa Aku rasakan detak jantungku hingga ke ujung jari kakiku. Kembali Aku tatap Cinta yang hanya tersenyum mesra. Tak ada kata yang mampu aku ucapkan. Sungguh ini adalah sesuatu yagng pertama kali Aku rasakan dalam hidupku. Dunia terasa berputar mengejeku dengan tertawa riang.

Aku berjalan terhuyung-huyung keluar dari rumah cinta.Aku berusaha bertahan dari kebahagiaan yang hampir saja membuatku pingsan. Badanku terasa sangat lemas tak berdaya. Tak hentinya Aku terus tersenyum mendekati sepeda motorku yang terparkir di halaman rumah Cinta. Aku lirik Lagi Raut wajah cinta saat motorku Aku hidupkan. Saat konsentrasiku tertuju pada Cinta, Aku di kejutkan dengan kodok yang melompat ke arahku. Hingga ide gila merasuki fikiranku saat Aku lihat kodok itu Aaku ambil kodok itu dan Aku katakan pada Cinta “ini ungkapan terimakasih Mas untuk semangat malam ini… Mmmmuuaaccchhh….!!!!” Aku berikan kodok itu sebuah kecupan hingga kodok itu melompat ketakutan dari genggamanku.. aku terkejut hingga langkahku harus mundur beberapa langkah kebelakang, dan sebuah bongkahan batu menghilangkan keseimbanganku hingga terjatuh.
Aku tersadar dari jatuhku dan aku pehatikan sekelilingku, ternyata aku terjatuh dari tempat tidur bkan DI TEMPAT YANG BARU SAJA AKU RASAKAN, tak ada kodok tapi semua yang aku alami hanyalah mimpi yang jauh dari kenyataan, aku perhatikan lagi sekelilingku yang ternyata hanyalah di ruang kamar. aku lirik jam di lokerku yang ternyata sudah menunjukan pukul 10 siang.  2 jam aku terdidur lagi dengan mimpi yang mungkin indah .. hahaha semua itu ternyata hanyaaaaaaa…. Mmmiiiiiimmmmppppiiiiiiii…………!!!!!!!! Kwkkwkwkwkwkwkwk
23.52   Posted by Unknown with No comments
Read More
Hai gaes bertemu lagi nih...
Kali ini saya akan membahas tentang Budaya yang ada di Banyuwangi,yakni "SEBLANG".


Banyuwangi dikenal kaya akan adat tradisi budaya yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Salah satunya adalah tradisi unik yang digelar warga sebagai keperluan bersih desa dan tolak bala agar desa tetap aman dan tentram yakni Seblang.

Seblang adalah salah satu ritual masyarakat Osing yang hanya dapat dijumpai di dus desa yang berbeda namun masih dalam lingkungan kecamatan yang sama yakni Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Ke dua desa tersebut adalah Desa Olehsari dan Desa Bakungan.




Tari Seblang ini sebenarnya merupakan tradisi yang sangat tua, hingga sulit dilacak asal usul dimulainya. Namun catatan sejarah menunjukkan bahwa Seblang pertama diketahui adalah Semi, yang juga menjadi pelopor Tari Gandrung wanita pertama.



Tari Seblang ini dimulai dengan upacara yang dibuka oleh sang dukun desa atau pawang. Sang penari ditutup matanya oleh para ibu-ibu yang berada dibelakangnya, sambil memegang tempeh (nampan bamboo). Sang dukun mengasapi sang penari dengan asap dupa sambil membaca mantera. Setelah sang penari kesurupan (taksadarkan diri atau kejiman dalam istilah lokal), dengan tanda jatuhnya tampah tadi, maka pertunjukan pun dimulai. Penari seblang yang sudah kejiman tadi menari dengan gerakan monoton, mata terpejam dan mengikuti arah sang pawang atau dukun serta irama gendhing yang dimainkan. Kadang juga berkeliling desa sambil menari. Setelah beberapa lama menari, kemudian si seblang melempar selendang yang digulung ke arah penonton, penonton yang terkena selendang tersebut harus mau menari bersama si Seblang. Jika tidak, maka dia akan dikejar-kejar oleh Seblang sampai mau menari.

Sekian post dari saya mengenai Budaya Seblang.
nantikan post selanjutnya ya..,
23.37   Posted by Unknown with No comments
Read More
Hai gaes apa kabar semua?
Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.

Saya akan membagikan post tentang wisata yang sedang populer,
Kali ini saya berkunjung ke salah satu wisata yang sedang digandrungi oleh masyarakat Banyuwangi,tempat wisata ini bernama "Wisata Waduk Sidodadi"(WWS).
Lokasi Wisata Waduk Sidodadi ini berada di Desa Karangharjo,Kecamatan Glanmore,Banyuwangi.




Lokasi yang dibangun pada bulan Juli 2015 lau ini mulanya hanya untuk mengairi perkebunan tebu milik PTPN XII. Namun pada awal tahun 2016 lalu tepatnya pada tanggal 13 Januari 2016, lokasi ini telah diresmikan oleh Menteri BUMN menjadi salah satu destinasi wisata di Banyuwangi.

Kini WWS telah digandrungi masyarakat Banyuwangi maupun dari luar kota Banyuwangi.Tempat wisata yang setip hari libur di kunjungi oleh ratusan orang dari berbagai kota ini memilik pemandangan alam yang asri dan dikelilingi oleh pegunungan.





Ok gaes,sekian dulu pembahasan tempat wista yang sedang populer dan digandrungi masyarakat Banyuwangi maupun dari luar Banyuwangi.

21.36   Posted by Unknown with No comments
Read More

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Search