Hai gaes bertemu lagi nih...
Kali ini saya akan membahas tentang Budaya yang ada di Banyuwangi,yakni "SEBLANG".
Kali ini saya akan membahas tentang Budaya yang ada di Banyuwangi,yakni "SEBLANG".
Banyuwangi dikenal kaya akan adat tradisi budaya yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Salah satunya adalah tradisi unik yang digelar warga sebagai keperluan bersih desa dan tolak bala agar desa tetap aman dan tentram yakni Seblang.
Seblang adalah salah satu ritual masyarakat Osing yang hanya dapat dijumpai di dus desa yang berbeda namun masih dalam lingkungan kecamatan yang sama yakni Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Ke dua desa tersebut adalah Desa Olehsari dan Desa Bakungan.
Tari Seblang ini sebenarnya merupakan tradisi yang sangat tua, hingga sulit dilacak asal usul dimulainya. Namun catatan sejarah menunjukkan bahwa Seblang pertama diketahui adalah Semi, yang juga menjadi pelopor Tari Gandrung wanita pertama.
Tari Seblang ini dimulai dengan upacara yang dibuka oleh sang dukun desa
atau pawang. Sang penari ditutup matanya oleh para ibu-ibu yang berada
dibelakangnya, sambil memegang tempeh (nampan bamboo). Sang dukun
mengasapi sang penari dengan asap dupa sambil membaca mantera.
Setelah sang penari kesurupan (taksadarkan diri atau kejiman dalam
istilah lokal), dengan tanda jatuhnya tampah tadi, maka pertunjukan pun
dimulai. Penari seblang yang sudah kejiman tadi menari dengan gerakan
monoton, mata terpejam dan mengikuti arah sang pawang atau dukun serta
irama gendhing yang dimainkan. Kadang juga berkeliling desa sambil
menari. Setelah beberapa lama menari, kemudian si seblang melempar
selendang yang digulung ke arah penonton, penonton yang terkena
selendang tersebut harus mau menari bersama si Seblang. Jika tidak, maka
dia akan dikejar-kejar oleh Seblang sampai mau menari.
Sekian post dari saya mengenai Budaya Seblang.
nantikan post selanjutnya ya..,
nantikan post selanjutnya ya..,



0 komentar:
Posting Komentar